Terlintas Tanpa Hambatan

bergemuruh, menantikan sesuatru yang entah kapan akan datang.
sebuah perasaan yang tak enak untuk di miliki,
namun tanpa persasaan itu, apa jadinya hidup ini.
perasaan memiliki keberagaam.. seperti halnya...

melalui mata kita melihat semua. yang nampak di depan kita, entah yang kita ingin sampai yang tak seharusnya di lihat.
melalui mulut kita menyampaikan perasaan melalui apa yang kita lihat, apa yang ada di hati, dengan mulut kita menciptakan suara.
melalui telinga kita mendengar apapun yang bersuara, dari mana asal suara itu.
melalui hidung kita mencium, membau, sesuatu yang membangkitkan selera sampai yang membunuh selera.

semua yang di berikan-Nya dalam suatu wadah yang mempunyai fungsinya masing masing, namun dapat berkesinambungan.
dalam hidup kita selalu berbeda-beda, dari warna kulit, warna rambut,  ras, adat, berbeda orang tua, berbeda pemikiran, bahkan berbeda bahasa,
tapi kenapa kita bersatu?
karena kita bisa bertoleransi, karena kita ingin mengenal satu sama lain,
karena kita dapat saling menghargai,
karena dengan bersatu kita dapat mengalahkan musuh.
mengapa tak mencoba untuk selalu berbagi satu sama lain? 
mengapa selalu bersikap menghakimi orang lain?
mengapa selalu mencibir mereka yang berbeda dari kita?
mengapa tak pernah mau untuk belajar memaafkan?
mengapa tak pernah mau untuk belajar mengenal mereka yang berbeda secara lebih dekat?
mengapa oh mengapa..

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 comments:

Post a Comment